Sabtu, 31 Desember 2011

Air Mata Darah
Air Mata Darah


kini….
Alam kembali marah, tak ada tawar menawar dengan keramahan
Hingga banyak diantara kita tergenggam tanpa nyawa
Air mata bagai darah meratakan dunia
Hati serasa teriris sembilu, jantung seperti hilang detakan
Apa tuhan sengaja memberi isyarat kepada hambanya yang serakah
Biar bumi menangis, merintih perih…
Sebelum kerusakan itu menjelma menjadi kepingan pengingat
Siapakah aktor dibalik semua ini ???
Hingga anak-anak tak berdosa harus pasrah ditelan bencana
Pada lain tempat……
Wajah-wajah berbusana mulia turut teriris saat bentangkan sajadah dalam apel lima kali sehari……
Sudahlah Tuhan !
Air mata kami terasa mengering merenungi diri dari dosa-dosa
Kami lelah dengan peristiwa kelam ini
Biarkan kami membasuh bumi yang kotor ini
Dengan linangan air mata sesal, hingga lebur segala khilaf
Sebelum roh kami ENGKAU tumpuk di Padang mahsyar……

Makassar, 30102010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar