Rabu, 31 Agustus 2011

Ketika Aku Masih Boleh Hidup


By Christie Damayanti
Tuhan memberi kehidupan untukku sejak di kandungan ibuku
Tuhan memberi kehidupan untukku ketika aku kecil hingga saat ini
Tuhan memberi kehidupan untukku dalam melahirkan dan membesarkan anak2ku
Tuhan juga yang memberikan kehidupan untukku ketika aku di serang stroke yang parah …..
Dulu, aku belum bisa memahami tentang kehidupanku dalam hubunganku dengan Tuhan
Tetapi ketika aku hampir menghadap Tuhan sewaktu aku melahirkan anakku yang kedua,
Ketika hidupku hampir melayang karena sebuah kanker yang menyerang rahimku,
Dan ketika serangan stroke hampir merenggut kehidupanku,
aku sangat percaya, bahwa Tuhan selalu menyertaiku ……
Tetapi,
Aku manusia biasa, sahabat ……
Ketika darah segar keluar dari liang rahimku,
aku tertegun ……
Ada apa lagi dengan tubuhku, Tuhanku?
Adakah kanker menyerangku lagi?
Adakah virus2 lain memporak poranda tubuhku lagi?
Tidak cukupkah tubuhku menerimanya dengan mendapat bertubi2 permasalahan?
Tuhan …..
Seolah aku tidak percaya,
seolah aku merasakan Tangan Tuhan menjamahku
seolah Tuhan menghampiriku …..
Hatiku berdebar …..
Pikiranku melayang …..
Akankah Tuhan segera memanggilku?
Akankah Tuhan begitu mencintaiku ?
Aku depresi sungguh …..
Air mataku merebak, tidak hanya mengalir
Aku tersedu, bagaimana dengan anak2ku?
Tuhanku …..!!
Tidak ada yang bisa membuat hatiku bersenandung,
tidak ada yang bisa membuat pikiranku melayang jauh,
dan tidak ada yang bisa membuat aku tersenyum walau hanya sedetik,
aku depresi sungguh …..
Hidupku memang di ujung tanduk
Tuhan memang sangat sayang kepadaku
Tuhan selalu membuat aku belajar untuk terus mencari kesempurnaan yang Tuhan inginkan dari padaku ……
Aku tahu itu …..
Aku mau selalu belajar, Tuhan ……
Aku mau tetap kuat, Tuhan …..
Aku mau hidupku apa yang Tuhan mau dari padaku
Tetapi,
Aku manusia biasa, Tuhan …..
Saat ini,
aku memang tidak sedang menjalani kehidupan sebagai seorang anak kecil, seperti dulu,
Tidak sedang menyelami kehidupan negeri dongeng
Tetapi aku sedang menjalani dimana Tuhan turut bekerja dalam segala perkara
Tuhan sedang menguji aku
Dan aku tahu bahwa pengujianku tidak akan melebihi kekuatanku
Hingga pada saatnya, entah bagai mana caranya,
Tuhan akan memberkatiku,
dan aku akan lebih baik lagi
Aku tahu,
Suatu saat, aku akan muncul dari pemurnian
Bersama dengan Tuhan, hidupku akan memancarkan kemuliaan Tuhan
Dan aku akan keluar sebagai ‘pemenang’ ….
Tetapi, Tuhan …..
Bagaimana cara aku beriman kepada Mu?
Bagaimana cara aku selalu memuji dan memuliakan Nama Mu, sedangkan aku bergulat dengan maut?
Bagaimana caranya, Tuhan ?
Aku menengadah kepada Mu
Aku bersandar kepada Mu
Aku pasrah dan berjuang untuk hidup dalam Tangan Mu …..
Aku mengandalkan tuntunan Mu …..
Hari ini,
Satu pelajaran lagi dari Mu, Tuhan
Bahwa hidup matiku, hidup mati kita semua, sangat terletak di tangan Mu
Bahwa kehidupan ku, kehidupan kita semua, sangat tergantung dari pada Mu
Aku tersenyum,
ketika seorang sahabat mendoakanku, hari ini
Aku mulai menyanyikan pujian kepada Nya
Aku mulai bersemangat untuk lebih baik lagi …
Bahkan di saat aku bergulat dengan maut,
Tuhan sudah memberikan sebuah pelajaran lagi
Dan aku masih mau belajar
Untuk kehidupanku yang sebenarnya bersama Mu …..
(puisimu sangat menyentuh hatiku, dan sangat puitis tiap kata serta mengandung arti yang tersirat
sangat mendalam bagiku, maka ijinkan aku utk mengaploadnya ke dalam blogger yang sederhana ini. maklum baru belajar buat blogger. trims sebelumnya mbak cristie).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar